Anu
Mata pisau yang menggorok kulit leherku
Gigi gunting yang memutuskan urat nadiku
Jarum jahit yang menusuk pupilku
Hingga darah menenggelami jasadku entah kutahu
Air mata darah gelap tak kusadar leleh tanpa waktu.
Anu
Tidak!. Bukan!!. Anu!!!
Melainkan kau
Who until the end of time captivate me through
Hilang diuntal halimun sendu.
Kota Lumpur, 27 November 2006
relleT
Jumat, 06 April 2007
reLLeT
Diposting oleh GERILYA di 01.27
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar